Komputer Adminstrasi Pekantoran
Kamis, 14 Maret 2013
UAM "Prosedur Pengelolaan Surat dan Kearsipan "
PROSEDUR PELAKSANAAN PENGELOLAAN
SURAT DAN KEARSIPAN
Rw
03 Kel / Des Situraja Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang
Tugas ini diajukan
untuk memnuhi salah satu UAM
( Ujian akhir Materi )
Metodologi Penelitian
Di Susun Oleh :
Nama
: Dini Afriani
Jurusan
: Komputer Administrasi
Perkantoran
( KAP ) 1
GANESHA PRATAMA SUMEDANG
Tahun
Ajaran 2012/2013
Kata
Pengantar
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada kehadiran Allah
swt karena atas rahmat dan karunian-Nya penulis dapat Menyelesaikan salah satu
UAM ( Ujian Akhir Materi ) Metodologi Pnelitian yaitu makalah penelitian
Pelaksanaan Pengelolaan Surat dan Kearsipan Khususnya Di Wilayah Dusun
Pakemitan, RW 03, Desa Situraja, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang.
Pada
Kesempatan Ini penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang
telah memberikan semangat kepada penulis, khususnya kepada Bapak Evan Firdaus
yang telah memberikan bimbingannya dengan tulus dan ikhlas selama memberikan
materi, sehingga terlaksananya penulisan makalah ini.
Penulis
menyadari bahwa penyusunan makalah ini jauh dari kata sempurna sehingga kritik
dan saran sangat di harapkan untuk penulis.
Akan tetapi dengan segala kemampuan yang ada, penulis telah mencoba
menyusun makalah ini sebaik mungkin dengan harapan dapat berguna bagi siapa
saja yang memerlukannya.
Akhir
kata penulis berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi penulis
khusunya dan pembaca pada umunya.
Sumedang,
Maret 2013
Penulis
MOTTO
Cara
untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun
depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tak
akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu-nunggu.
(William Feather)
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL............................................................................................ 1
MOTTO................................................................................................................. 2
KATA
PENGANTAR......................................................................................... 3
DAFTAR
ISI......................................................................................................... 4
DAFTAR GAMBAR........................................................................................... 5
BAB 1 PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah............................................................................. 6
B. Perumusan
Masalah.................................................................................... 7
C. Tujuan
Penelitian........................................................................................ 7
D. Manfaat
Penelitian...................................................................................... 7
E. Metode
Peneltian........................................................................................ 8
F. Hasil
Yang Diharapkan............................................................................... 8
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Pengertian
Prosedur.................................................................................... 9
B. Pengertian
Pengelolaan Surat.................................................................... 10
C. Pengertian
Kearsipan................................................................................. 10
BAB III GAMBARAN UMUM KECAMATAN
SITURAJA
A. Kependudukan.......................................................................................... 13
B.
Visi
Dan Misi Kecamatan Situraja............................................................ 15
C. Sruktur
Organisai...................................................................................... 15
BAB IV ISI
A. Prosedur
Pelaksanan Pnegelolaan Surat Dan Kearsipan
1. Pengelolaan
Surat Masuk.................................................................... 17
2. Pengelolaan
Surat Keluar.................................................................... 18
3. Pengelolaan
Kearsipan........................................................................ 18
BAB V PENUTUP
A. Penutup
.................................................................................................... 19
B. Saran.......................................................................................................... 19
LAMPIRAN – LAMPIRAN
DAFTAR
GAMBAR
GAMBAR
1 Motto Kecamatan Situraja ............................................................. 13
GAMBAR
2 Jumlah Penduduk Kecamatan Situraja............................................ 14
GAMBAR
3 Struktur Organisasi Kecamatan Situraja......................................... 16
BAB 1
Pendahuluan
A. Latar Belakang Masalah
Setiap
Kecamatan maupun di tingkat rw pasti memerlukan suatu unit yang mengelola
segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan tnenang kearsipan ,
kegiatan pada suatu Kecamatan pada
dasarnya juga mempunyai suatu hasil seperti unit-unit lainnya. Hasil dari suatu
Kecamatan adalah surat, formulir dan
laporan. Pengelolaan surat, formulir dan laporan yang dihasilkan dan diterima
oleh suatu kecamatan pada akhirnya akan berhubungan dengan kearsipan.
Suatu
kecamatan juga selalu membutuhkan bantuan data dan informasi untuk
menyelesaikan pekerjaan dan mengefektifkan manajemennya untuk dapat mencapai
tujuan-tujuan dengan baik.
Salah
satu cara yang dilakukan oleh Kecamatan tersebut dalam menghadapi perkembangan
teknologi adalah dengan memiliki suatu sistem informasi yang cukup baik, cepat
dan teliti. Nilai informasi ditentukan oleh lima karakteristiknya, yaitu
ketelitian, ketepatan waktu, kelengkapan, keringkasan dan kesesuaian, karena
dengan hal ini akan membantu kelancaran pekerjaan dalam kantor Kecamatan tersebut.
Untuk mewujudkan hal tersebut arsip sangat berperan penting dalam sebuah kantor
kecamatan baik secara
Konvesional (Manual) ataupun Digital.
Kantor
kecamatan sangat berpengaruh bagi warga karena menjadi sebuah pelayanan
terhadap warga, bagaimana pleaksanaan pengeloaan surat dan kearsipan yang baik
dan prosedur apa saja yang diterapkan dir w 03 ini.
Arsip
juga merupakan pusat ingatan dari sebuah kantor, dengan arsip dapat diketahui
bermacam-macam informasi yang sudah dimiliki kantor tersebut sehingga dapat
ditentukan sasaran yang akan dicapai dengan menggunakan potensi yang ada secara
maksimal. Informasi yang diperoleh melalui arsip juga dapat menghindarkan salah
komunikasi, mencegah adanya duplikasi pekerjaan dan membantu mencapai efisiensi
pekerjaan.
Apabila
arsip yang dimiliki oleh sebuah kantor kecamatan kurang baik pengelolaannya, dapat
mengakibatkan sulitnya menemukan informasi yang telah disimpan dan akhirnya
dapat menghambat tahapan proses pekerjaan selanjutnya. Mengingat peran arsip
sangat penting, maka sebaiknya arsip dikelola menggunakan sistem pengelolaan
arsip yang baik dan benar.
B. Perumusan Masalah
Berdasarkan
Latar Belakang Masalah diatas, maka dalam penulisan tugas ini penulis
merumuskan sebagai berikut :”Bagaimanakah Prosedur Pelaksanaan Pengelolaan
Surat dan Kearsipan pada Rw 03 Kel / Des Situraja Kecamatan Situraja Kabupaten
Sumedang ?”.
C. Tujuan Penelitian
v Untuk
mengetahui prosedur pelaksanan surat dan kearsipan yang berjalan di Rw 03
Kecamatan Situraja
v Untuk
memenuhi salah satu UAM ( Ujian Akhir Materi ) Metodologi Pnelitian
D. Manfaat Penelitian
v Bagi
Kantor Kecamatan Situraja
Sebagai bahan evaluasi terhadap prosedur pelaksanaan pengelolaan
surat dan kearsipan.
v Bagi
Penulis
1. Untuk
menambah wawasan dan informasi pengetahuan tentang prosedur pelaksanaan
pengelolaan surat dan kearsipan.
2.
Dapat
menumbuhkan rasa percaya diri untuk berinteraksi dengan lingkungan social.
E. Metode Penelitian
v Wawancara
/ Interviews
Penelitian
ini menggunakan metode wawancara / interviews dengan pegawai kecamatan
situraja, sehingga data yang dihasilkan primer. Adapun bentuk wawancara tidak
terstuktur, karena penulis bebas menyusun pertanyaan yang memuat poko –
pokoknya saja.
F. Hasil Yang Diharapkan
Mnegetahui
apa saja prsedur pelaksanaan pengelolaan surat dan kearsipan pada Rw 03.
BAB II
Tinjauan
Pustaka
A. Pengertian Prosedur
Prosedur
adalah suatu rangkaian tugas-tugas yang saling berhubungan yang merupakan
urutan-urutan menurut waktu dan tata cara tertentu untuk melaksanakan suatu
pekerjaan yang dilaksanakan berulang-ulang”.
Berdasarkan pendapat beberapa ahli di atas maka dapat disimpulkan yang dimaksud dengan prosedur adalah suatu tata cara kerja atau kegiatan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan urutan waktu dan memiliki pola kerja yang tetap yang telah ditentukan.
Berdasarkan pendapat beberapa ahli di atas maka dapat disimpulkan yang dimaksud dengan prosedur adalah suatu tata cara kerja atau kegiatan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan urutan waktu dan memiliki pola kerja yang tetap yang telah ditentukan.
B. Pengertian Pengelolaan Surat
pengelolaan diartikan sebagai suatu
rangkaian pekerjaan atau usaha yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk
melakukan serangkaian kerja dalam mencapai tujan tertentu.
Definisi pengelolaan oleh para ahli terdapat perbedaan –perbedaa hal ini disebabkan karena para ahli meninjau pengertian dari sudut yang berbeda- beda. Ada yang meninjau pengelolaan dari segi fungsi, benda, kelembagaan dan yang meninjau pengelolaan sebagai suatu kesatuan. Namun jika dipelajari pada prinsipnya definisi- definisi tersebut mengandung pengertian dan tujuan yang sama.
Berikut ini adalah pendapat dari beberapa ahli yakni menurut Wardoyo (1980:41) memberikan definisi sebagai berikut pengelolaan adalah suatu rangkai kegiatan yang berintikan perencanaan ,pengorganisasian pengerakan dan pengawasan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya
Definisi pengelolaan oleh para ahli terdapat perbedaan –perbedaa hal ini disebabkan karena para ahli meninjau pengertian dari sudut yang berbeda- beda. Ada yang meninjau pengelolaan dari segi fungsi, benda, kelembagaan dan yang meninjau pengelolaan sebagai suatu kesatuan. Namun jika dipelajari pada prinsipnya definisi- definisi tersebut mengandung pengertian dan tujuan yang sama.
Berikut ini adalah pendapat dari beberapa ahli yakni menurut Wardoyo (1980:41) memberikan definisi sebagai berikut pengelolaan adalah suatu rangkai kegiatan yang berintikan perencanaan ,pengorganisasian pengerakan dan pengawasan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya
Menurut Harsoyo (1977:121) pengelolaan
adalah suatu istilah yang berasal dari kata “kelola” mengandung arti
serangkaian usaha yang bertujuan untuk mengali dan memanfaatkan segala potensi
yang dimiliki secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan tertentu yang
telah direncanakan sebelumnya.
Dari uraian diatas dapatlah disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan pengelolaan adalah suatu rangkaian kegiatan yang berintikan perencanaan,pengorganisasian,penggerakan dan pengawasan yang bertujuan menggali dan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki secara efektif untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditentukan.
Dari uraian diatas dapatlah disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan pengelolaan adalah suatu rangkaian kegiatan yang berintikan perencanaan,pengorganisasian,penggerakan dan pengawasan yang bertujuan menggali dan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki secara efektif untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditentukan.
Pengertian surat menurut Ig
Wursanto ( 2003 : 1 ) dalam bukunya yangberjudul “ Kearsipan I “ surat
adalah suatu alat penyampaian informasi atauketerangan-keterangan (
keputusan, pernyataan, pemberitahuan, permintaandan sebagainya ) secara tertulis dari satu
pihak kepada pihak yang lain
C.
Pengertian Kearsipan
Kearsipan adalahsuatu proses mulai dari penciptaan, penerimaan, pengumpulan, pengaturan, pengendalian, pemeliharaan dan perawatan serta penyimpanan warkat menurut sistem tertentu.
Saat dibutuhkan dapat dengan cepat dan tepat ditemukan. Bila arsip-arsip tersebut tidak bernilai guna lagi, maka harus dimusnahkan.
Kearsipan memegang peranan penting bagi
kelancaran jalannya organisasi, yaitu sebagai sumber informasi dan sebagai
pusat ingatan bagi organisasi. Mengingat arti pentingnya pemerintah Indonesia
menaruh perhatian yang cukup besar terhadap kearsipan. Hal ini terbukti dengan
diperlukannya beberapa peraturan perundangan yang mengatur tentang kearsipan
Nasional.
Adapun keunggulan dan fungsi yang
dapat dilihat dari sistem penanganan kearsipan setiap organisasi, yaitu:
v Aktifitas kantor/organisasi akan
berjalan dengan lancar.
v
Dapat dijadikan bukti-bukti tertulis
apabila terjadi masalah.
v
Dapat dijadikan sebagai sarana
komunikasi secara tertulis
v Dapat dijadikan bahan dokumentasi
v Dapat menghemat waktu, tenaga dan
biaya
v Sebagai alat pengingat
v Sebagai alat penyimpanan warkat
v
Sebagai alat bantu perpustakaan
diorganisasi apabila memiliki perpustakaan
v
Merupakan bantuan yang berguna bagi
pimpinan dalam menentukan kebijaksanaan organisasi
v Kearsipan berarti penyimpanan secara
tetap dan teratur warkat-warkat penting mengenai kemajuan organisasi.
Sistem Pengelolaan Kearsipan yang sesuai
Dalam perkembangan dan kemajuan
manajemen administrasi kantor sekarang ini hampir dapat dipastikan bahwa segala
sesuai tergantung kepada warkat/dokumen. Baik itu didunia perusahaan
pemerintahan atau swasta. Warkat dianggap sangat berperan penting dalam proses
kegiatan organisasi.
Dan sistem yang sering dan masih berlaku di instansi-instansi diantaranya:
Dan sistem yang sering dan masih berlaku di instansi-instansi diantaranya:
Sistem
sentralisasi merupakan kearsipan dimana semua surat perusahaan disimpan dalam
satu ruangan bukan dalam kantor terpisah.
Sistemj
desentralisasi adalah sistem kearsipan yang dalam pelaksanaannya tidak
dipusatkan pada satu unit kerja, karena masig-masing unit pengolah menyimpan
arsipnya.
Dari segi
pengelolaan arsip/filling yang berfungsi sebagai inti dari sebuah kegiatan
setiap organisasi dan berguna membantu bagi pimpinan untuk menentukan kebijaksanaan.
Perusahaan/organissasi kearsipan berarti penyimpanan secara tetap dan teratur
warkat-warkat penting mengenai kemajuan sistem perusahaan.
Filling
adalah salah satu kegiatan pokok galam bidang
kearsipan. Filling dapat diartikan suatu proses penciptaan. Pengumpulan,
pemeliharaan, pengaturan, pengawasan, penyusunan dan penyimpanan. Cara atau
metode yang sistematis sehingga warkat tersebut dengan mudah cepat dan tepat
dapat ditemukan kembali apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Sistem
penyimpanan yang sesuai diantaranya:
v Sistem abjad merupakan suatu sistem
dan penemuan kembali warkat-warkat berdasarkan abjad
v Sistem masalah merupakan suati
sistem penemuan dan penyimpanan kembali menurut isi pokok atau perihal surat.
v Sistem nomor merupakan pemberian nomor
yang terdapat pada folder
v Sistem tanggal merupakan penyimpanan
surat berdasarkan tanggal, hari, bulan/tahun tanggal dijadikan kode surat.
v Sistem Wilayah merupakan menyimpanan
berdasarkan daerah/wilayah surat yang diterima.
Filling sistem suatu rangkaian kerja yang teratur agar dapat
dijadikan untuk penyimpanan arsip sehingga saat diperlukan arsip tersebut dapat
dan tepat ditemukan. Banyak istilah yang digunakan para ahli dalam membahas
filling sistem seperti sistem kearsipan, manajemen kearsipan, record manajemen
dan lain lain.
Menurut asrip nasional, filling / memfile adalah cara
mengatur dan menata berkas dalam susunan yang sistematis dan menurut
Ensiklopedia Administrasi; Filling adalah suatu bentuk pekerjaan tata usaha
yang berupa penyusunan warkat-warkat secara sistematis sehingga bilamana
diperlukan lagi, warkat-warkat itu dapat ditemukan kembali secara tepat
BAB III
Gambaran
Umum Kecamatan Situraja
1.Motto Kecamatan
Situraja
|
SITURAJA NGARAKSA WARGA
SITURAJA
Setra
Insun Tresna Upaya Rasaning Asih
Jayaning
Allah
NGARAKSA
Ningkaning
Gawe Andika
Raharja
Antero Kacamatan Situraja Ayem tentrem
WARGA
Wahaya
Aman Rahmating Gusti Allah
|
Gambar
1.1 Motto Kecamatan Situraja
A.
Kependudukan
Jumlah Penduduk kecamatan Situraja
Menurut data penduduk terakhir adalah 37.401 jiwa yang terdiri dari 18.776
orang laki – laki dan 18.625 orang perempuan. Jumlah Kepala Keluarga sebanyak
11.752 sehingga rata – rata banyaknya jiwa per kepala keluarga sebesar 3.18
orang.
Perkembangan penduduk di wilayah
kecamatan Situraja dari tahun ke tahun
mengalami peningkatan, Tahun 2007 berjumlah 36.719 orang dan athun 2008
berjumlah 37.401 orang. Dampak dari perkembangan penduduk berakibat langsung
terhadap kepadatan penduduk sehingga kalau dihitung kepadatan penduduk
cenderung mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk.
Gambar
2. Jumlah Penduduk
Berdasarkan strata umur penduduk Kecamatan Situraja terdiri dari penduduk usia di bawah 1 (satu)
Tahun 1.407 jiwa, usia 1 Tahun s.d dibawah 5 Tahun 2.378 jiwa, usia 5 Tahun s.d
dibawah 7 Tahun 1.255 jiwa, usia 7 tahun dibawah s.d di bawah 15 tahun 5.662
jiwa, usia 15 Tahun s.d dibawah 56 Tahun 21.401 jiwa dan usia diatas 56 Tahun
5.880 jiwa.
Dilihat dari segi mata pencarian, penduduk Kecamatan
Situraja Mayoritas bekerja pada sektor pertanian dengan rinvian Petani 71,34 %,
Buruh Tani sebanyak 13,51 % yang lainya terdiri Pedagang 3,62 %, Buruh/Karyawan
4,75 %, PNS dan TNI 3,16 dan Wiraswasta 36,12.
B. Visi Dan Misi Kecamatan Situraja
Visi
Kecamatan Situraja adalah “ Situraja Raharja “, kata Raharja adalah kepanjangan dari “ Rahayat Hirup Ayem Tentrem Sejahtera “
yang merupakan suatu kondisi masyarakat yang memiliki stabilitas yang tinggi
dan memiliki standar kehidupan yang layak dalam pemenuhan kebutuhan bidang
pendidikan, kesehatan dan ekonomi yang ditunjang oleh sarana Infrastruktur
serta Sumber Daya Alam yang memadai.
Dalam
upaya mewujudkan visi kecamatan situraja yaitu ” Situraja Raharja “ dirumuskan misi kecamatan situraja sebagai
berikut :
1. Mewujudkan
pemerintahan yang tertib, bersih, professional, bewibawa dan berakhlak mulia.
2. Mewujudkan
kondisi sosial kemasyarakatan yang tertib, aman dan nyaman.
3. Mewujudkan
kesejahteraan masyarakat berbasis Indek Pembangunan Manusia.
4. Mewujudkan
Kualitas sumber daya dan infrastruktur yang memadai sesuai dengan kebutuhan
masyarakat.
C. Struktur Organisasi
Kecamatan dipimpin oleh seorang
Kepala dengan literatur Camat, dalam melaksanakan tugas pokok Camat dibantu
oleh :
1. Sekretaris
Kecamatan, yang dalam pelaksanaan tugas pokonya dibantu oleh :
a. Sub
Bagian Program
b. Sub
Bagian Umum dan Pelayanan
c. Sub
Bagian Keuangan
2. Seksi
Tata Pemeritahan
3. Seksi
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
4. Seksi
Sosial
5. Seksi
Pelayanan Umum
6. Seksi
Ketentraman dan Ketertiban
7. Jabatan
Fungsional
Gambar
3. Struktur Organisasi Kecamatan
BAB
IV
Isi
A.
Prosedur
Pelaksanaan Pengelolaan Surat dan Kearsipan
1.
Pengelolaan Surat Masuk
Pengelolaan
surat masuk ke kantor Situraja harus melalui Prosedur yang berlaku yaitu :
1) Pertama
– tama menerima surat masuk dari luar misalnya Surat Dinas, Surat Undangan dan
Surat Pembeitahuan ke Kecamatan Situraja.
2) Lalu
Mengendalikan surat masuk oleh Sekcam ( Sekretaris Kecamatan ) dengan Kartu Surat Masuk.
3) Selanjutnya
diberikan kepada Pak Camat dan mengisi Kartu
Disposisi dan oleh pak camat diberikan kembali terhadap Sekcam.
4) Lalu
diberikan kepada Kasi ( Kepala Seksi ) sesuai dengan jenis surat tersebut.
Kasi
kecamatan Siruraja meiliki 5 Kasi yaitu :
·
Kepala Seksi Tata Pemerintahan
·
Kepala Seksi PMD ( Pemberdayaan Masyarakat
dan Desa )
·
Kepala Seksi Sosial
·
Kepala Seksi Trantib
2.
Pengelolaan Surat Masuk
Kantor
kecamatan Situraja sering mengeluarkan surat, adapaun prosedur pengelolaan
surat yaitu :
1) Pertama
– tama mengendalikan surat keluar dengan Kartu
Surat Keluar oleh sekcam (
Sekretaris Kecamatan ) dengan nomor surat dan nomor pengurutan surat.
2) Disahkan
oleh camat.
3. Pengelolaan
Kearsipan
Surat keluar dan masuk kecamatan
Situraja disimpan dilemari arsip sesuai dengan jenis arsip tersebut dan
tersusun dengan rapid an menggunakan sitem Filling.
BAB
V
Penutup
A. Kesimpulan
Prosedur Pelaksanaan Pengelolaan surat
dan kearsipan sangat penting bagi setiap kantor kecamatan, khususnya kecamatan Situraja. Karena bila
prosedur yag baik dapat memudahkan pekerjaan dan dapat mengendalikan surat yang
masuk dan keluar.
Penyimpanan arsip sangat penting, maka
dari itu kantor Kecamatan Situraja mempunyai lemari arsip sesuai dengan jenis
arsip tersebut.
B. Saran
Prosedur pelaksanaan pengelolaan surat
dan kearsipan yang dilakukan oleh kecamatan Situraja, menurut saya sudah baik
dan saranya lebih meningkatkan lagi fasilitas yang ada di kantor kecamatan
Situraja.
LAMPIRAN – LAMPIRAN
v Kartu
Surat Masuk
|
Sekretaris
Daerah Kabupaten Sumednag
KARTU
SURAT MASUK
|
Indeks :
|
Kode :
|
No. Urut :
|
|
|
Perihal :
|
||||
|
Isi Ringkas :
|
||||
|
Dari :
|
||||
|
Tgl. Surat :
|
No. Surat :
|
Lampiran :
|
||
|
Pengolah :
|
Tgl.
Diteruskan :
|
Tanda Terima :
|
||
|
Catatan :
|
||||
v
v Kartu
Disposisi
|
KARTU DISPOSISI
|
|
|
DARI :
PERIHAL :
TGL. SURAT :
NO. SURAT MASUK
:
TGL. SURAT MASUK :
|
|
|
INTRUKSI / INFORMASI*)
|
DITERUSKAN KEPADA :
|
|
Sekretaris
Daerah Kabupaten Sumednag
KARTU
SURAT KELUAR
|
Indeks
:
|
Kode
:
|
No.
Urut :
|
|
Perihal
:
|
|||
|
Isi
Ringkas :
|
|||
|
Dari
:
|
|||
|
Tgl.
Surat :
|
No.
Surat :
|
Lampiran
:
|
|
|
Catatan
:
|
|||
v Kartu
Surat Keluar
Langganan:
Postingan (Atom)